deadlinenews.co/, PENAJAM – Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan BKSDA Kalimantan Barat berhasil memulangkan dua orang utan hasil sitaan ke Pulau Kelawasan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Dilansir dari Antara Kaltim, Wakil Ketua YAD, S. Indrawati Djojohadikusumo, menjelaskan kedua satwa dilindungi tersebut sebelumnya dipelihara secara ilegal oleh warga, namun akhirnya diserahkan secara sukarela setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh petugas.
Dua orang utan yang dipulangkan adalah Mungky dan Dodo.
- Mungky, orang utan jantan berusia 24 tahun, diselamatkan BKSDA Kalbar pada 2014 dari warga di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Ia kemudian dirawat di Sintang Orangutan Center (SOC) selama 11 tahun sebelum dipindahkan ke Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di PPU pada 22 Mei 2025.
- Dodo, berusia 29 tahun, diselamatkan BBKSDA Jabar bersama Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Cikananga di Bogor pada 2008. Meski sehat secara medis, Dodo dinilai memiliki insting bertahan hidup yang rendah karena sejak lahir dipelihara di kandang. Ia ditranslokasi pada 15–16 Juli 2025 menuju PSO Arsari di Pulau Kelawasan.
Translokasi kedua satwa ini melibatkan perjalanan darat dan udara lintas provinsi.
- Mungky menempuh jalur darat dari Sintang ke Pontianak, lalu terbang ke Balikpapan dengan transit di Jakarta, sebelum tiba di PSO Arsari pada malam hari.
- Dodo diberangkatkan dari PPS Cikananga, Sukabumi, menuju Balikpapan melalui Bandara Soekarno-Hatta, dan tiba di PPU pada 16 Juli 2025 siang.
Keduanya kini menempati kandang rehabilitasi di Pulau Kelawasan untuk proses adaptasi lebih lanjut.
Indrawati menambahkan, proses pemindahan Dodo didukung oleh KirimAja yang menyediakan armada darat dan penerbangan. Hal ini menjadi bentuk dukungan pihak swasta terhadap program konservasi pemerintah.
“Dengan kembalinya Mungky dan Dodo ke habitat rehabilitasi di Kaltim, kami berharap mereka dapat hidup lebih sejahtera di pulau suaka ini,” ujar Indrawati.
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya