deadlinenews.co/, SAMARINDA – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi empat jasad korban kecelakaan kapal feri penyeberangan yang dilaporkan tenggelam di Perairan Ujoh Halang, Kutai Barat pada Senin 10 Oktober 2025 malam lalu. Dengan demikian, masih ada empat korban yang masih dalam pencarian.
Tim SAR yang tergabung dari berbagai unsur melanjutkan operasi hari kedua pada Rabu 12 November 2025. Upaya intensif ini membuahkan hasil dengan ditemukannya keempat korban dalam kondisi tidak bernyawa.
Sekitar pukul 06.00 WITA, tim SAR berhasil mengevakuasi korban pertama, laki-laki bernama Marselus Bouk alias Cello (24 Tahun) pada jarak 3,69 Km dari Lokasi Kejadian Peristiwa (LKP). Kemudian pada pukul 06.50 WITA, ditemukan jasad laki-laki dengan identitas Anci Anwar (50 Tahun) pada jarak 5,4 Km dari LKP. Jasad keduanya dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar, Barong Tongkok untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.
Selanjutnya, pukul 08.20 WITA, tim SAR kembali berhasil menemukan korban ketiga, Dedi (47 Tahun) sekitar 13,2 Km dari LKP awal. Pada pukul 08.50 WITA jasad korban yang teridentifikasi sebagai Yanto (41 Tahun) kembali ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas wafatnya keempat korban. Temuan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketelitian, dan sinergi yang solid dari seluruh unsur Tim SAR Gabungan di lapangan. Operasi akan terus dilanjutkan untuk mencari empat korban yang masih hilang,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Dody Setiawan, dalam pernyataan resminya Rabu 12 November 2025.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan orang dinyatakan hilang dalam insiden tenggelamnya kapal penyeberangan di perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Dody Setiawan, pihaknya menerima informasi kejadian dari BPBD Kutai Barat pada Selasa 11 November 2025 pukul 00.15 WITA. “Kejadian pada Senin 10 November 2025 pada pukul 2100 WITA malam. Kapal dari Ujoh Haang menuju dermaga PT BDL mengangkut semen dan total 28 orang. 20 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Delapan orang masih dalam pencarian. Kapal diduga kelebihan muatan,” kata Dody, Selasa 11 November 2025. (*ama)
