deadlinenews.co/, SENDAWAR – Penanganan kerusakan jalan nasional di ruas Simpang Blusuh Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, masih dilakukan secara darurat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim memilih langkah cepat dengan menutup lubang-lubang jalan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sembari mempersiapkan pekerjaan permanen.
Dilansir dari RRI Kaltim, langkah perbaikan sementara tersebut bertujuan agar kondisi ruas jalan tetap dapat dilalui masyarakat, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Strategi ini menjadi bagian awal dari rangkaian perbaikan jalan Sp Blusuh–Sendawar yang telah direncanakan secara bertahap.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Kaltim, Andi M Ruli, menjelaskan bahwa penanganan sementara dilakukan untuk menutup lubang-lubang jalan sambil menunggu kesiapan pekerjaan permanen sesuai desain teknis yang telah disusun. Langkah ini dinilai penting agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Dalam rencana jangka panjang, perbaikan jalan Sp Blusuh–Sendawar akan mengacu pada dua jenis perkerasan, yakni perkerasan aspal dan perkerasan semen beton. Pemilihan jenis perkerasan tersebut disesuaikan dengan kondisi struktur jalan serta beban lalu lintas di masing-masing segmen. Dengan pendekatan ini, BBPJN Kaltim menargetkan kualitas jalan nasional Kutai Barat dapat meningkat secara signifikan.
Proyek penanganan ruas Simpang Blusuh Sendawar sendiri masuk dalam paket pekerjaan dengan skema Multi Years Contract (MYC). Skema ini memungkinkan pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga hasil perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga lebih kuat dan tahan lama. Dalam konteks perbaikan jalan Sp Blusuh–Sendawar, pendekatan MYC dinilai efektif untuk memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga.
Paket proyek MYC tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir 2027. Dengan durasi pengerjaan yang cukup panjang, BBPJN Kaltim berharap seluruh segmen jalan dapat ditangani secara menyeluruh, mulai dari badan jalan hingga struktur pendukung lainnya. Hal ini menjadi bagian dari upaya peningkatan standar layanan jalan nasional di wilayah Kalimantan Timur.
Untuk mendukung pelaksanaan proyek ini, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran dengan nilai kontrak mencapai Rp196 miliar. Anggaran tersebut mencakup pekerjaan perbaikan badan jalan, penguatan struktur pendukung, serta peningkatan kualitas perkerasan agar jalan tetap laik fungsi dalam jangka panjang. Investasi ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan jalan Sp Blusuh–Sendawar dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kutai Barat.
Di sisi lain, BBPJN Kaltim mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang masih dalam tahap penanganan sementara. Pengendara diminta memperhatikan rambu dan kondisi jalan, terutama pada titik-titik yang sedang dilakukan penambalan. Pemerintah memastikan, setelah seluruh persiapan teknis rampung, pekerjaan permanen akan segera dilaksanakan sesuai desain yang telah ditetapkan.