Jantur Inar Melesat Jadi Primadona Wisata Alam Kubar, Kunjungan Naik Drastis Saat Libur Nataru

deadlinenews.co/, SENDAWAR – Popularitas Jantur Inar sebagai destinasi wisata alam di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus mengalami peningkatan signifikan. Air terjun yang berada di Kampung Terajuk, Kecamatan Nyuatan ini semakin ramai dikunjungi, terutama sejak perbaikan jalur akses menuju lokasi wisata tersebut dilakukan oleh pemerintah kampung dengan dukungan berbagai pihak terkait.

Dilansir dari RRI Kaltim, peningkatan jumlah wisatawan ke Jantur Inar mulai terlihat jelas sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wisatawan lokal memanfaatkan momen liburan untuk menikmati keindahan alam yang masih alami, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, dengan suasana hutan tropis yang sejuk dan menenangkan.

Secara geografis, Jantur Inar berada di kawasan hutan yang masih terjaga kelestariannya. Hamparan pepohonan rindang, bebatuan alami, serta aliran air yang jernih menjadi daya tarik utama wisata alam Kubar ini. Kombinasi unsur alam tersebut menjadikan Jantur Inar cocok sebagai lokasi rekreasi keluarga, khususnya bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata berbasis alam.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Tering, Telan, mengaku baru pertama kali mengunjungi Jantur Inar. Ia mengatakan, sebelumnya hanya mengetahui destinasi tersebut dari cerita masyarakat dan unggahan media sosial. Menurutnya, akses yang dulu dinilai cukup jauh serta kondisi tangga yang licin sempat membuatnya ragu untuk datang.

“Dulu saya hanya dengar ceritanya saja karena katanya aksesnya jauh dan tangganya licin. Tapi setelah diperbaiki, sekarang jauh lebih mudah dan aman. Makanya tahun baru ini saya pilih bawa keluarga liburan ke sini,” ujar Telan, Minggu (4/1/2026).

Setelah dilakukan perbaikan, kondisi menuju Jantur Inar dinilai jauh lebih aman dan nyaman. Hal ini menjadi faktor utama meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung langsung dan merasakan keindahan air terjun yang selama ini hanya dilihat melalui foto dan video di media sosial.

Selain akses yang semakin baik, keunikan Jantur Inar juga terletak pada atmosfer alaminya. Berada di tengah hutan, wisata alam Kubar ini menawarkan sensasi berbeda dibandingkan destinasi wisata lainnya. Suara gemericik air, udara segar, serta lanskap alami menjadi pengalaman tersendiri bagi pengunjung.

“Yang bikin beda itu suasananya. Air terjun ini berada di tengah hutan, dikelilingi pepohonan rindang, airnya jernih dan bebatuannya menawan. Cocok sekali untuk wisata alam keluarga,” kata Telan.

Keberadaan jembatan kayu yang menghubungkan jalur menuju Jantur Inar turut menambah daya tarik visual. Jembatan tersebut memberikan pengalaman berjalan kaki di tengah hutan sambil menikmati pemandangan alam sekitar, sekaligus menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Popularitas Jantur Inar di media sosial juga berperan besar dalam menarik wisatawan. Banyak pengunjung membagikan pengalaman mereka saat berkunjung, mulai dari keindahan air terjun hingga suasana hutan yang masih alami. Paparan digital ini membuat Jantur Inar semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kutai Barat.

Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, masyarakat setempat berharap pengelolaan Jantur Inar dapat terus ditingkatkan. Upaya menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian lingkungan dinilai penting agar daya tarik wisata alam Kubar ini tetap terjaga dalam jangka panjang.

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung

Exit mobile version