Pemprov Kaltim Gelontorkan Rp90 Miliar, Jalan Kubar-Mahulu Ditarget Tuntas 2026

deadlinenews.co/, UJOH BILANG – Pembangunan jalan Kubar-Mahulu menjadi salah satu prioritas strategis Pemprov Kaltim dalam mendukung konektivitas antardaerah, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Ruas jalan ini menghubungkan Kecamatan Tering di Kutai Barat dengan Kecamatan Ujoh Bilang di Mahakam Ulu dengan total panjang mencapai 31,53 kilometer.

Dilansir dari Antara Kaltim, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa proyek jalan Kubar-Mahulu telah dimulai sejak 2025 dan kini hanya menyisakan pembangunan sepanjang 7,65 kilometer. Pemerintah daerah optimistis seluruh ruas jalan tersebut dapat tersambung sepenuhnya pada 2026.

Menurut Rudy, percepatan penyelesaian jalan Kubar-Mahulu sangat krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam distribusi barang dan jasa. Akses darat yang memadai diyakini mampu memangkas biaya logistik serta mempercepat pelayanan dasar bagi warga di Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

“Jalan ini harus tuntas, kalau bisa selesai dalam tiga atau enam bulan,” tegas Rudy.

Selain itu, keberadaan jalan Kubar-Mahulu juga dinilai strategis dalam memperkuat integrasi wilayah hulu dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. Meski demikian, pengerjaan di lapangan masih menghadapi tantangan, karena terdapat sembilan titik krusial dengan medan berat yang membutuhkan penanganan khusus.

Secara kumulatif, hingga akhir 2025, pembangunan jalan Kubar-Mahulu dengan konstruksi rigid pavement atau beton semen telah mencapai 23,91 kilometer. Progres ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas PUPR Kalimantan Timur, AM Fitra Firnanda, menuturkan bahwa sejak 2023, percepatan pembangunan jalan Kubar-Mahulu terus dilakukan secara bertahap. Pada 2025 saja, penanganan jalan mencakup empat paket pekerjaan dengan panjang efektif mencapai 19,28 kilometer.

Dengan dukungan anggaran Rp90 miliar pada 2026, Pemprov Kaltim menargetkan sisa ruas jalan Kubar-Mahulu dapat diselesaikan sepenuhnya. Pemerintah berharap keberlanjutan proyek ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten tersebut.

“Sisa 7,65 km yang belum terlaksana akan kami tuntaskan tahun ini sesuai arahan Pak Gubernur. Kami menargetkan sebelum akhir 2026, seluruh ruas jalan Tering-Ujoh Bilang sudah tertangani sepenuhnya,” jelas Nanda.

 


Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp deadlinenews.co/

Gabung

Exit mobile version