Raih 10 Medali Emas, PWI Kota Bontang Juara Umum Porwada 2025

Raih 10 Medali Emas, PWI Kota Bontang Juara Umum Porwada 2025
Teks: Penutupan dan Penyerahan Medali Pupuk Kaltim Porwada 2025. (Foto: Riskadeadlinenews.co/)

deadlinenews.co/, BONTANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang berhasil meraih juara umum pada ajang Pupuk Kaltim Porwada 2025 yang diselenggarakan pada 17-19 Oktober 2025 di Kota Bontang. Tuan rumah Porwada tahun ini memperoleh 10 medali emas, 7 perak dan 2 perunggu.

Adapun 9 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan yakni, jurnalistik, catur, domino, e-sport, tenis meja, futsal, bulutangkis, biliar dan atletik. Sebanyak 260 wartawan dari 9 kabupaten/kota se Kaltim berlaga di ajang tahunan tersebut. Porwada selanjutnya, Balikpapan akan bertindak sebagai tuan rumah pada 2026.

Mewakili Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Sekda Kota Bontang Aji Erlynawati menyampaikan, kegiatan Porwada ini tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, melainkan juga momentum untuk menumbuhkan nilai-nilai kesehatan, disiplin, dan persaudaraan.

“Bagi atlet yang berhasil meraih juara pada Porwada 2025 dan akan mewakili Kaltim pada ajang Porwanas di NTB, saya ucapkan selamat dan sukses,” ucapnya saat menutup kegiatan Pupuk Kaltim Porwada 2025 pada Minggu, 19 Oktober 2025 di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Dirinya berharap wartawan Kaltim dapat membawa nama baik daerah sekaligus memperkuat citra pers di tingkat nasional. “Saya mengajak semua wartawan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan sportivitas,” tuturnya.

Ketua PWI Kaltim, Abdurahman Amin, mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah Porwada 2025. Porwada bukan hanya sekadar mencari prestasi, tapi sebagai ajang pembelajaran bagi semua wartawan se-Kaltim untuk menjaga organisasi profesi ini.

Seperti kemampuan manajemen untuk menghimpun atlet-atlet yang memiliki potensi. Bukan hanya sekadar mencari anggaran untuk penyelenggaraan Porwada, tetapi juga mempersiapkan latihan-latihannya.“Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi bersama,” tegasnya.

Pertama, pada perlombaan berikutnya atlet-atlet diminta untuk lebih bijak dalam memilih Cabor, tidak lebih dari satu atau dua Cabor. Kedua, perlu mengatur batasan usia. Ketiga, domisili atau mutasi atlet antar kabupaten/kota juga harus diatur supaya menjunjung tinggi sportivitas. “Ini akan kita atur ke depannya,” bebernya.

Syarat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tidak bisa ditawar. Namun, pihaknya memperbolehkan organisasi wartawan lainnya untuk berlaga pada ajang Porwada Kaltim. Ini bentuk komitmen bahwa PWI adalah organisasi pembesar wartawan yang tidak eksklusif hanya untuk anggota PWI.

“Harapannya pelaksanaan Porwada ini faksi atau kelompok wartawan lain yang ada di kabupaten/kota bisa disatukan dengan semangat yang sama,” pungkasnya. (Riska)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

Exit mobile version