deadlinenews.co/, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus memprioritaskan percepatan pembangunan Bandara Ujoh Bilang sebagai infrastruktur vital bagi masyarakat, sekaligus penopang ekonomi daerah.
Dilansir dari RRI Kaltim, proyek Bandara Ujoh Bilang ditargetkan selesai pada akhir 2025 untuk menyediakan moda transportasi cepat dan efisien bagi masyarakat perbatasan. Infrastruktur baru ini diharapkan menjadi pintu masuk utama mobilitas penumpang, logistik, hingga kegiatan perdagangan yang selama ini terbatas akibat keterbatasan akses darat.
Pemerintah daerah kini tengah mengawal pengerjaan konstruksi sisi darat yang meliputi terminal penumpang, fasilitas keselamatan penerbangan, area parkir, serta sarana pendukung operasional lainnya. Seluruh tahapan pembangunan Bandara Ujoh Bilang dilaksanakan oleh pihak ketiga dengan pengawasan ketat agar hasilnya memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menegaskan bahwa keberadaan Bandara Ujoh Bilang merupakan kebutuhan mendesak. Jarak tempuh menuju Mahakam Ulu membutuhkan waktu panjang dan biaya tidak sedikit jika hanya mengandalkan transportasi sungai. Dengan hadirnya layanan udara, warga akan memperoleh akses lebih cepat untuk pendidikan, kesehatan, maupun aktivitas ekonomi.
“Kita optimis bahwa pekerjaan dapat diselesaikan pada akhir tahun ini dengan toleransi tambahan waktu kurang dari 2 bulan jika adanya permintaan adendum dari pihak ketiga berdasarkan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Selain menjadi solusi transportasi, Bandara Ujoh Bilang juga diproyeksikan sebagai pendorong utama sektor perdagangan dan pariwisata. Keberadaan bandara diprediksi menarik minat investor, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan aktivitas UMKM. Efek berganda ini diyakini mampu memperkuat struktur ekonomi Mahakam Ulu secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah pun terus menjalin koordinasi dengan kementerian terkait untuk kelancaran pembiayaan dan sinkronisasi pekerjaan. Dukungan regulasi dan teknis diperkuat agar pembangunan Bandara Ujoh Bilang berjalan tepat waktu tanpa hambatan administrasi maupun logistik. Komitmen tersebut menjadi fondasi penting menuju operasional bandara pada pertengahan tahun mendatang.
Antusiasme masyarakat juga meningkat seiring percepatan pembangunan Bandara Ujoh Bilang. Banyak pihak menilai keberadaan bandara akan mempermudah distribusi barang, menstabilkan harga kebutuhan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik termasuk akses transportasi darurat dan medis.
Dengan progres yang terus dipantau secara berkala, pemerintah optimistis Bandara Ujoh Bilang akan beroperasi sesuai jadwal. Setelah konstruksi tuntas, tahap uji kelayakan penerbangan segera dilakukan sebelum bandara resmi dibuka untuk publik.