deadlinenews.co/, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menempatkan Festival Cross Border Mahulu 2025 sebagai agenda penting untuk memperkuat hubungan antara seni budaya lokal dan pengembangan pariwisata. Dengan mengusung tema “Harmonie of Culture and Agents”, festival ini dirancang sebagai pintu masuk bagi pertumbuhan industri kreatif sekaligus pendorong kemajuan wisata daerah.
Dilansir dari RRI, subtema “Mahakam Ulu Melaju: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Maju Merata Berkelanjutan dan Berdaya Saing 2030” menjadi landasan arah kebijakan Festival Cross Border Mahulu 2025. Subtema tersebut mencerminkan harapan pemerintah daerah agar momentum ini mampu menghasilkan dampak luas terhadap perekonomian masyarakat.
Plh. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Mahulu, Irawan Sanjaya, menegaskan bahwa Festival Cross Border Mahulu 2025 bukan hanya wadah pelestarian budaya, tetapi juga instrumen nyata bagi pembangunan ekonomi lokal.
“Crossborder ini bukan hanya melestarikan seni budaya, tetapi juga menjadi trigger peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah,” ujar Irawan kepada RRI.co.id, 30/11/2025.
Penyelenggaraan Festival Cross Border Mahulu 2025 diperkirakan akan menggerakkan banyak sektor sekaligus. Transportasi, industri wisata, penyedia penginapan, kuliner lokal, hingga para pelaku ekonomi kreatif seperti perajin kriya dan pengembang wastra daerah diprediksi mendapatkan dorongan signifikan. Aktivitas festival disebut mampu menciptakan perputaran ekonomi mikro yang dirasakan langsung oleh warga.
Pemerintah daerah menilai, bila Festival Cross Border Mahulu 2025 dapat berlangsung secara berkelanjutan, maka potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata akan semakin besar. Selain memperkuat daya saing industri kreatif lokal, gelaran ini juga diharapkan menjadi wadah untuk memperkenalkan produk unggulan masyarakat Mahulu ke tingkat nasional bahkan internasional.
Lebih jauh, Festival Cross Border Mahulu 2025 juga membawa misi penting dalam memperkuat identitas budaya masyarakat Mahakam Ulu. Nilai-nilai lokal dianggap menjadi daya tarik utama yang mampu membedakan potensi wisata Mahulu dengan daerah lain. Festival berbasis komunitas ini bahkan diproyeksikan menjadi agenda rutin tahunan untuk memperkaya kalender wisata daerah.