Jalan Margasari Akhirnya Amblas Sedalam 2 Meter

Jalan Margasari Akhirnya Amblas Sedalam 2 Meter
Kerusakan jalan Margasari Jembayan. (ist)

DEADLINENEWS.CO, SAMRINDA – Jalan Margasari Jembayan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, amblas hingga kedalaman sekitar 2 meter pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kerusakan parah pada ruas yang berstatus jalan nasional tersebut membuat akses kendaraan terganggu dan perbaikan segera diperlukan.

Isi Berita
Dilansir dari HeadlineKaltim.co, lokasi jalan yang mengalami amblas berada di RT 04, Desa Jembayan. Kondisi badan jalan dinilai cukup membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang masih berupaya melintas.

Kepala Desa Jembayan, Erwin, mengatakan tingkat kerusakan yang terjadi cukup parah dengan kedalaman amblas mencapai 2 meter.

“Tingkat kerusakan jalan tersebut cukup parah, kedalaman mencapai 2 meter,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, Jalan Margasari Jembayan sebelumnya juga pernah mengalami amblas pada akhir 2024. Ruas tersebut kemudian mendapat perbaikan pada 2025.

Namun, setelah pekerjaan perbaikan selesai, muncul persoalan baru berupa pergeseran badan jalan dan pergerakan tanah. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab kembali amblasnya jalan hingga mengalami kerusakan seperti saat ini.

“Yang harus menjadi perhatian bukan hanya soal perbaikan, tetapi juga struktur tanah serta kestabilan badan jalan,” jelasnya.

Kerusakan yang semakin parah membuat kendaraan harus berhati-hati saat melewati lokasi. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila akses jalan sampai terputus.

Erwin mengingatkan kerusakan dapat semakin meluas ketika hujan turun. Karena itu, penanganan menurutnya tidak cukup hanya memperbaiki permukaan badan jalan.

“Kondisi jalan akan semakin parah kerusakannya jika terjadi hujan,” tegas Erwin.

Ia meminta pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. Penanganan diharapkan memperhatikan struktur jalan, sistem drainase, kestabilan lereng hingga konstruksi pengaman badan jalan.

Langkah tersebut dinilai penting agar hasil perbaikan lebih kuat dan mampu mencegah kerusakan serupa kembali terjadi.

“Jika tidak diperbaiki, longsornya akan semakin melebar,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PC PMII Kukar, Akhmad Fikri Zakaria, turut menyampaikan keprihatinan atas kondisi Jalan Yos Sudarso Margasari, Jembayan. Ia menilai evaluasi tidak cukup hanya dilakukan terhadap kerusakan yang terlihat di permukaan.

Menurut Fikri, sejumlah aspek teknis perlu diperiksa, mulai dari perencanaan pekerjaan, kondisi tanah, metode konstruksi, kualitas material hingga hasil pekerjaan perbaikan sebelumnya.

“Beberapa hari sebelumnya sebenarnya sudah ada tanda-tanda keretakan, seharusnya ini bisa diantisipasi. Jalan tersebut kan sudah pernah diperbaiki, tetapi kembali amblas. Berarti ada unsur kelalaian dalam pekerjaan teknisnya,” ujarnya. (Andri)