HEADLINEKALTIM.CO,TENGGARONG— Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang bertugas di Tenggarong mengikuti salat istisqa di halaman Kantor Bupati Kukar, Rabu (tanggal). Selain ASN, pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK serta warga sekitar turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dilansir dari Headlinekaltim.co, Salat istisqa dan doa meminta hujan itu dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, KH Abdul Hanan. Sultan Kutai Kartanegara Ing Martapura, Adji Muhammad Arifin, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, ribuan jemaah yang hadir berdoa bersama lantaran wilayah Kukar telah terdampak kemarau panjang.”Kehadiran ribuan jemaah di sini untuk menggelar salat istisqa, karena Kukar sudah terkena dampak kemarau panjang,” kata Aulia.
Ia berharap seluruh jemaah yang hadir memanjatkan doa dengan ikhlas dan kerendahan hati, memohon keridaan Allah SWT agar segera diturunkan hujan. “Semoga melalui salat istisqa dan doa bersama, segera turun hujan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aulia kembali menegaskan larangan bagi masyarakat untuk membakar lahan dengan alasan apa pun. Larangan tersebut bertujuan mencegah meluasnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperparah kondisi kemarau berkepanjangan.
Ia juga meminta warga mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengantisipasi dampak buruknya kualitas udara. “Kondisi kualitas udara di Kukar mengarah buruk, cegah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), jangan lupa pakai masker,” tegasnya.
Siswa Belajar dari Rumah
Terkait sektor pendidikan, Pemkab Kukar memutuskan menerapkan kebijakan pembelajaran berbasis daring dari rumah untuk mencegah dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan anak-anak. “Mulai besok (Kamis), melakukan pembelajaran jarak jauh. Jangan sering keluar rumah, kondisi udara sedang tidak baik,” ujar Aulia.
Salat istisqa juga digelar di Kecamatan Muara Badak. Salat dipimpin Ustaz Royyan, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Muara Badak, dengan ceramah disampaikan Ketua Kantor Urusan Agama (KUA) Muara Badak, Ustaz Ahmad Muzali.
Dalam ceramahnya, Ahmad Muzali mengajak jemaah untuk bermuhasabah diri atas kesalahan dan dosa yang diperbuat, yang diyakini berdampak pada datangnya murka Allah SWT. (Andri)













